• 50 Widget Keren Untuk Blog Anda

    Widget merupakan cara untuk menambahkan beberapa pernak-pernik dan keunikan ke blog Anda. Apakah Anda ingin menampilkan statistik pengunjung blog anda atau menampilkan visitor situs anda yang terhubung ke situs web Anda, Anda bisa melakukannya dengan widget.

  • Fakta dan Mtos Demam

    Kesalahpahaman tentang demam sering terjadi . Banyak orang tua langsung panik ketika mendapati anaknya demam. Padahal tidak semua demam berbahaya. Namun demikian, demam juga tidak boleh diremehkan. Yang penting, saat anak demam tetaplah tenang dan coba cari tahu penyebabnya. Dibawah ini beberapa mitos seputar demam

  • Mitos Tentang Teknologi Dalam Kehidupan Sehari-hari

    Di balik banyaknya teknologi manusia saat ini, tentu saja tidak lepas dari beberapa mitos yang menjadi "budaya" sendiri untuk masyarakat banyak dan bahkan belum memiliki bukti kuat untuk di percayai hanya berdasarkan pengalaman satu-dua orang manusia.

  • Pesulap Dengan Tubuh Terpisah

    Seorang pesulap bernama Andy Gross baru-baru ini membuat sebuah "pertunjukan" yang sangat mencengangkan. Dengan tubuh tampak terbelah menjadi dua bagian pada bagian pinggang, Andy berkeliaran di taman dan jalanan yang masih dirahasiakan lokasinya. Berkat aksinya ini, Andy sukses menakuti para warga dan membuat mereka berlari menjauhinya.

  • Post Title 5

    Bagaimana Mencintai Seseorang

Tampilkan postingan dengan label Dunia Norak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Norak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juli 2013

Mau Dibayar R[ 100 uta Untuk Bermain Game ?

Mau Dibayar Rp 100 Juta Untuk Bermain Game
Selama ini kegiatan bermain game hanyalah dianggap sebagai kegiatan yang tidak berguna dan tidak menguntungkan. Para orang tua umumnya akan menasehati anak mereka agar mel;akukan sesuatu kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Kini Anda bisa buktikan bahwa dengan bermain game Anda bisa memiliki penghasilan yang besar. Sebuah perusahaan di Jepang menawarkan Anda uang Rp 100 juta hanya untuk bermain game.
Menurut RocketNews24 sebuah lowongan pekerjaan di Jepang sedang mencari orang untuk bermain game selama 3 bulan dan akan diberi gaji sebesar satu juta yen (lebih dari Rp 100 juta). Game yang harus dimainkan adalah sebuah game online bernama ArcheAge yang bergenre RPG. Jika Anda diterpilih untuk mendapatkan pekerjaan ini, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk bermain selama 3 bulan, dari 9 Agustus hingga 8 November tahun ini.
Untuk menjamin Anda bisa berkonsentrasi dan memaksimalkan kemampuan Anda dalam memainkan game ini, pihak penyedia lowongan juga akan memberikan Anda sebuah ruangan khusus untuk bermain game yang terletak di Tokyo. Selama kurun waktu 3 bulan tersebut, setiap aktivitas bermain game Anda akan direkam oleh mereka dan sesekali Anda akan diminta untuk mengupdate kegiatan Anda melalui blog.
Anda tertarik dengan pekerjaan ini? Berikut ini persyaratannya :
1. Sejarah pekerjaan tidak jadi masalah
2. Berusia 20 tahun atau lebih
3. Bersedia bermain game selama tiga bulan secara intensif
4. Memiliki gairah untuk bermain game online
5. Memiliki pengalaman bermain ArcheAge
6. Familiar dengan acara siaran langsung dan Social Network Service (SNS)
7. Mampu hadir pada audisi berikutnya di daerah Tokyo pada tanggal 5, 6, atau 9
8. Tidak ragu memperlihatkan wajahnya di internet
9. Memiliki pengalaman bermain game online dalam waktu yang lama
10. Para gamer yang terbiasa bermain Guild Master pun dibolehkan untuk mendaftar

Jumat, 23 November 2012

KenapaOrang Indonesia Suka Ngaret ?

 
Kengaretan muda-mudi kita memang sudah memasuki fase yangsangat mengkhawatirkan. Janjian jam berapa, eh berangkatnya jam berapa. Udah gitu ujung-ujungnya nyalahin macet. Ya emang macet suka bikin kita telat sih, tapi kalau janjian jam 10.00, ya jangan berangkat jam 10.30 juga! Itu mah garansi pasti bakal telat woooii!!! Duh kok jadi marah marah gini.

Nah, MBDC akan menjelaskan ke kamu beberapa alasan kenapa temen-temen kamu, atau bahkan kamu sendiri, suka telat.

1. Waktu PulauApa sih 'waktu pulau' itu? Waktu pulau adalah metode bikin janjian yang emang nggak nyebutin waktu yang spesifik, kamu pasti pernah deh janjian kayak gini. Contohnya: "Oke deh, ntar maleman ya kita ketemu."

Maleman itu jam berapa? Kan nggak disebutin tuh jamnya. Jadi kalau kamu janjian kayak gini dan kamu nungguin dari jam 19.00 sedangkan temen kamu baru nongol jam 23.00, kamu nggak bisa marah juga, kan emang janjiannya 'maleman.'

Contoh janjian dengan waktu pulau yang lain adalah: "Yaudah kita ketemuan abis maghrib aja ya." Ini sangat amat salah. Di samping kental dengan unsur SARA, bisa jadi yang kamu ajak janjian itu nggak tau maghrib itu jam berapa. Jangan marah kalau dia baru nongol jam 10 malam.

2. Pasti DitungguinPada dasarnya orang Indonesia itu sangat toleran. Sayangnya, toleransi ini juga diaplikasikan pada keterlambatan. Emang sih maksudnya baik, cuma kadang orang tuh kalau dibaikin terus jadi nggak merasa kalau salah.

Contoh yang paling konkrit adalah ketika kamu merencanakan jalan-jalan ke pantai bareng temen-temen kamu, janjian jam 8 pagi di tempat yang sudah ditentukan sebelumnya. Nah temen kamu ada yang baru bangun jam 8. Apakah kamu tega meninggalkan dia? Dari pengalaman yang dulu-dulu sih temen kamu ini pasti ditungguin. Ngaret deh jadinya.

3. Yang Lain Juga NgaretAlasan yang ke tiga ini merupakan dampak dari dua alasan diatas. Dua alasan diatas memungkinkan seseorang untuk datang tidak tepat waktu, dan pasti ada aja orang yang nggak datang tepat waktu. Mengetahui hal ini, kamu jadi tergoda juga untuk tidak datang tepat waktu.

Biasanya sih yang terlintas di pikiran kamu kurang lebih seperti ini: "Kalo aku datang tepat waktu, paling cengo di sana nungguin yang lain. Rada nelat dikit aja kali ya?". Semua mikir kayak gini ya semua jadi telat lah.

Nah kalau semua orang mikir kayak gini, mending nggak usah janjian sekalian aja deh..

4. Dateng Terakhir Itu KerenBiasanya dalam acara-acara seperti pesta ulang tahun atau prom atau acara sejenisnya, anak-anak yang dianggap keren itu datengnya telat. Yang dateng duluan itu biasanya yang dianggap culun gitu.

Kalimatnya biasanya gini: "Haaaaah? Ngapaaaiiiin lo jam segini udah berangkat? Mau ngepel dulu? Hihihihihihi." Ya lumayan annoying sih emang. Bikin males dateng tepat waktu.

Nah kalo kamu biasanya kenapa nggak tepat waktu?

sumber 

Rabu, 24 Oktober 2012

Tinggalkan Miapah





Ciyus? Miapah?

Familiar ya ama pertanyaan begini. Atau ada jg yg versi lengkapnya jadi Ciyus? Miapah? Enelan? Enal oong? Jangankan kamu yang masih muda2, aku yg udah hampir empat puluh tahun ini juga kadang ikut2an bilang begini di awal2 kemunculannya dulu *tepok jidat

Ya soalnya kesan awalnya lucu. Bahasa alay ciyus miapah di atas kalo diterjemahin per kata sebenarnya adalah Serius? Demi apa?

Tapi kalo diterjemahkan dalam percakapan sehari2 yg normal, maka ciyus miapah itu seharusnya adalah begini: “Kamu serius? Mau bersumpah demi apa bahwa kamu tidak berbohong?”

Naaaah.

Mulai keliatan ya? Setelah diterjemahin lengkap, ternyata miapah bukan bahasa alay biasa tapi berisi pertanyaan kepada kita, kita mau bersumpah demi apa?

Pertanyaan yang konyol sebenarnya, karena sebagai Muslim, jawabannya hanya Allah. Sebab kita memang tidak boleh bersumpah selain atas nama Allah. Jadi kalo ada yang bertanya miapah miapah lagi, maka bersumpahlah atas nama Allah, atau diam.

Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Umar radhiallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ingatlah bahwa sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang kalian bersumpah atas nama ayah-ayah kalian, maka barangsiapa bersumpah hendaklah dia bersumpah atas nama Allah atau hendaklah dia diam.”(HR. Muslim)

Gimana kalo jawab yang lain? Bisa2 kita bersumpah kepada yg lain itu dong? Nah lho.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa bersumpah atas nama selain Allah, maka sungguh dia telah mempersekutukan Allah.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Al Hakim, shahih menurut Syaikh Al-Albani)

Gimana kalo ditanya miapah? Lalu kita jawab mie goreng atau mie ayam?

Ini sih sebenarnya udah ga nyambung. Si penanya sebenernya nanya, “Kamu mau bersumpah demi apa?” Tapi dijawab, “Mie goreng.” Astaga? Bersumpah demi mie goreng? Na’udzubillahi mindhalik.

Mungkin sebenernya sih ngga gitu. Jawaban mie goreng atau mie ayam ini sebenarnya adalah jawaban atas pertanyaan “Mau mie apa?” bukan “Kamu mau bersumpah demi apa?” Ya to?

So, sebaiknya mulai sekarang udahan deh, yuk kita tinggalin miapah miapah begini mulai skrg dan selamanya. Banyak lho bahasa2 alay dulu2 yg ngga bermutu yang main-main di ranah agama (males nyebutnya di sini, alhamdulillah sih sekarang udah ditinggalkan). Mereka anggepnya becandaan, tanpa sadar siapa tau kelak malah menjerumuskannya ke dalam neraka.

Ya elah Om, hal sepele aja kok dibahas sih?

Abu Hurairah radhiallahu anhu menyampaikan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya seseorang mengatakan satu ucapan yang dia tidak menganggapnya sebagai ucapan jelek, namun ternyata dengan ucapannya itu dia terjerumus selama tujuh puluh tahun di dalam neraka.” (HR At Tirmidzi, shahih menurut Syaikh Al Albani).

Fiuuh. Nah lho.

-seka keringet-

Na’udzubillahi mindhalik.

Ya elah Om, begitu itu kan cuma becandaan kaleee.

Perkataan seperti ini udah pernah ditanyakan berabad2 silam dan dibantah dalam Al Qur’an.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu telah kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah 9: 65-66)

Semoga bermanfaat ya Kakak.Ilal liqa’..

Sabtu, 29 September 2012

Percakapan 2 Orang Yang Punye HP


Ucup dan Acep baru punya handphone.

Ucup : "Cep ngapain lho megangin pager rumah?"
Acep : "Ini Cup, gw lagi mau isi pulsa..."
Ucup : "Eh, ape hubunganye nempel di pager ama isi pulsa Cep? Telpon operator aje. Susah amat sih."
Acep : "Itu die masalahnye,dari tadi gue disuruh operator tekan pager, nah gue sudah tekan pager berkali-kali kok kagak bisa juga. Ampe bonyok neh jempol gue."
Ucup : "Gue lebih parah coy."
Asep : "Emang elu kenape?"
Ucup : "Gue malah disuruh mencet bintang."